breadcrumbs {padding:5px 5px 5px 0px; margin: 0px 0px 15px 0px; font-size:85%; line-height: 1.4em; border-bottom:3px double #e6e4e3;}

Saturday, 3 December 2016

Desai Dapur Ergonomik


dapur ergonomik-perumahankotasolo

Seiring dengan perkembangan gaya hidup, dapur dipandang bukan lagi sebagai tempat yang harus diletakan pada wilayah tersembunyi, perkembangan sekarang ini menjadikan dapur sebagai sarana berkumpulnya keluarga/ teman. Sehingga aktifitas yang terjadi tidak hanya masak memasak tapi sebagai sarana berinteraksi diantara keluarga atau teman. 


Peralatan dapur sekarang sudah semakin canggih dan memiliki nilai estetika yang sangat tinggi, desain dapurpun sudah merupakan bagian dari disain interior yang memerlukan perencanaan yang matang dan biaya yang tidak sedikit.

dalam perencanaan dapur yang baik harus mengacu pada ilmu ergonomik ( ilmu yang mempelajari tentang dimensi tubuh manusia ), sehinggga disain dapur akan nyaman, aman dan efisien dalam penggunaanya. 

Pengertian Dapur 


Dapur adalah suatu tempat dimana seseorang melakukan suatu aktifitas mengolah dan menyediakan bahan makanan atau pangan. Aktifitas ini dinamakan dengan kegiatan memasak. Dapur memiliki peran penting sebagai tempat di mana makanan dibersihkan , dicampur dan diolah sebelum makanan di sajikan.

Aktifitas Di Dapur


pada hakekatnya ada tiga fungsi kegiatan utama pada dapur, yaitu kegiatan mempersiapkan, membersihkan, meracik  serta memasak, di dalam disain dapur ketiga kegiatan ini di sebut "segitiga kerja" yang di jadikan acuan dalam membuat standar dapur secara umum.

  • Zona Persiapan dan  Membersihkan


Kegiatan awal memasak di mulai pada zona ini, mempersiapkan bahan makanan dari lemari penyimpanan hingga kegiatan membersihkan peralatan dan perlengkapan memasak sampai dengan membersihkan bahan-bahan makanan yang akan di masak.

Fasilitas yang terdapat dalam zona ini adalah sink atau tempat cuci bahan makanan, peralatan dan perlengkapan memasak, tempat untuk peralatan kotor, kran air, tempat sabun, tempat peralatan yang sudah di cuci/ dibersihkan. fasilitas yang hendaknya di dekatkan dengan zona ini adalah tempat penyimpanan bahan makanan seperti freezer.

  • Zona Meracik

Setelah bahan makanan di siapkan dan dibersihkan, kegiatan selanjutnya adalah masuk zona meracik,  meracik bahan makanan yang nantinya akan dimasak, kegiatan meracik bisa berupa mengupas, memotong, mengiris dan mencampur bahan makanan. 

Peralatan yang di butuhkan dalam meraci seperti pisau, telenan, wadah makanan/ mangkok yang sebaiknya peralatan tersebut disimpan dalam zona meracik. Zona meraci juga harus berdekatan dengan zona memasak.

  • Zona Memasak

Terakhir dan yang utama adalah zona memasak, area ini adalah area panas karena terdapat kompor dan tempat untuk menaruh makanan sehabis di masak, fasilitas yang ada adalah lemari untuk peralatan memasak seperti panci, penggorengan, oven, tempat bumbu yang posisinya tidak jauh dari kompor. 

Zona ini sebaiknya juga harus dilengkapi dengan exhouse atau alat hisap udara, supaya dalam proses memasak uap yang dihasilkan dapat segera di buang ke luar ruangan sehingga udara dapur dapat terjaga kesegaranya.


Konsep "Segitiga Kerja" Dapur


Sebuah dapur yang ideal selalu memenuhi konsep "segitiga kerja" dapur, dan selalu memiliki perkerakan ke arah kanan atau kiri pengguna. Konsep ini sangat penting untuk memungkinkan pengguna bergerak secara dinamis dalam dapur, memungkinkan pengguna mendapatkan segala keperluan dalam jangkauan tangan dan kaki denga cepat. 

Konsep ini juga menghindarkan dari tabrakan sirkulasi/ alur kerja antara dua orang yang bekerja dalam satu dapur. selain iti konsep ini juga akan memberikan solusi peletakan peralatan dan perlengkapan dapur tanpa harus membuat pusing penggunanya.


dapur ergonimik-perumahankotasolodapur ergonimik-perumahankotasolo

Standar Ergonomi Perabot Dapur

  • Lemari Bagian Atas

Untuk standarisasi ukuran tinggi orang asia mengacu pada ketinggian 170 - 180 cm, rata-rata tinggi jangkauan ke atas tangan manusia normal posisi tegak lurus antara 200 - 220 cm, untuk posisi tangan membentuk sudut 45 derajat setinggi 190 cm - 200 cm.


dapur ergonimik-perumahankotasolo

Dengan demikian tinggi rak simpan lemari paling atas yang bisa di jangkau tangan dengan mudah tidak boleh lebih dari 190 cm. kalaupun ada rak dengan ketinggian di atas 190 cm biasanya fungsinya utk simpan peralatan yg tidak di pakai setiap hari ( lemari gudang) untuk pengambilanya menggunakan alat bantu ketinggian, seperti tangga kecil atau kursi.


dapur ergonomik-perumahankotasolo


Untuk rak paling bawah lemari atas, ketinggian tidak boleh kurang dari 130 cm dari lantai atau 40 cm - 60 cm dari atas top meja dapur, untuk ketebalan lemari atas maksimal/ idealnya 40 cm supaya kepala manusia tidak terbentur lemari atas ketika melakukan aktifitas di meja dapur.

Untuk penghisap asap ketinggian dari atas kompor min 65 cm dan cakupan penghisap asap sebaiknya mencakup seluruh panjang kompor dan untuk ketebalan penghisap min mencakup separo dari lingkar kompor sisi paling luar.


dapur ergonimik-perumahankotasolodapur ergonomik-perumahankotasolo

  • Top Meja Dapur


meja dapur merupakan pusat dari segala aktifitas di dapur, banyak sekali aktifitas yang dilakukan di meja dapur dari mulai mencuci, memotong, meracik dan memasak makanan.

Untuk material top meja dapur disarankan material yang prima dan tahan gores seperti solid surface, keramik tile, granit tile atau marmer hal ini akan berhubungan dengan keawetan dan kemudahan dalam menjaga kebersihan meja dapur sehingga meja dapur akan selalu kelihatan sehat, bersih dan higienis.

Standar lebar meja dapur adalah 55 cm - max 60 cm dan tinggi meja/ top meja antara 90 cm - max 95 cm, tinggi top meja di sarankan tdk kurang dari 90 cm, supaya dalam melakukan aktifitas tidak membungkuk,  tinggi untuk kaki meja dapur antara 10 cm - 20 cm.

dapur ergonomik-perumahankotasolo

Untuk peletakan kompor dan sink apabila di letakkan sejajar dalam satu bidang meja jarak min 50 cm. 

dapur ergonomik-perumahankotasolo


Jarak ke dua meja yang saling berhadapan membentuk koridor min 120 cm, sehingga masih ada ruang sirkulasi apabila salah satu tutup lemari bawah dalam posisi terbuka.

dapur ergonomik-perumahankotasolo

Jarak antara meja dapur dan island min 90 cm, island adalan meja dapur yang diletakkan berdiri sendiri di dekat meja dapur utama. Fungsinya antara lain sebagai meja sarapan, untuk kitchen sink dan tempat meracik makanan atau untuk peletakan kompor secara terpisah untuk memasak.

dapur ergonomik-perumahankotasolo

  • Lemari Bawah

untuk lemari bawah di disain dengan modul lebar ideal  max 60 cm baik untuk laci (drawer), rak terbuka ataupun rak dengan tertutup, hal ini dimaksudnya apabila pintu lemari di buka tidak terlalu lebar sehinga tidak menggangu aktifitas bekerja. untuk tebal laci dan rak di sesuaikan dengan kebutuhan kegunaan simpan laci dan rak tersebut 

dapur ergonomik-perumahankotasolo

Bentuk Layout Dapur


dapur ergonomik-perumahankotasolo
  • Singgle wall/ Straight

ini adalah bentuk dapur/ kitchen set yang paling sederhana, area kulkas, memasak dan sink di tata dalam satu garis lurus, cocok untuk rumah mungil dengan ruangan untuk dapur tidak begitu luas.
  • Galley/ Koridor


Layout ini terdiri dari 2 baris susunan meja dan lemari yang memanjang dan saling berhadapan sehingga membentu sebuah koridor di tengahnya. Tiap area simpan, cuci dan memasak dapat terpisah dengan jelas dengan posisi saling berhadapan. Ukuran lebar koridor sebaiknya min 90 cm, ukuran ini memungkinkan laci/ tutup lemari yang berhadapan dapat di buka pada waktu bersamaan.

  • L Shape


Layout ini terdiri dari dua buah baris meja dan lemari yang disusun saling tegak lurus bertemu pada sebuah titik tengah membentuk sudut 90 derajat. Bentuk layout ini merupakan bentuk yang paling populer dan sering dipilih pada banyak rumah tangga. Biasanya pemilihan bentuk layout ini memang dimaksudkan agar kegiatan dapur di fokuskan pada sisi sudut sebuah ruang.

  • U Shape


Sesuai namanya layout ini berupa susunan meja dan lemari membentuk formasi 'U'. cocok diterapkan pada area dapur dengan luasan yang besar. kelemahan layout ini adalah banyak area mati pada sudut-sudut pertemuan meja dan lemari, sedangkan kelebihan dari layout ini adalah tersedianya meja dapur yang panjang sehingga kegiatan memasak lebih leluasa, juga tersedianya banyak lemari simpan baik yang di atas maupun yang di bawah.

  • Island

Island Kitchen merupakan sebuah elemen tambahan pada sebuah dapur pada semua layout di atas. Berupa sebuah meja dan lemari yag berdiri sendiri tidak menempel pada meja dapur utama dan dinding dapur, letaknya di tengah sehingga pemakai dapur dapat mengelilinginya. meja dan lemari ini dapat berfungsi sebaga meja sarapan, tempat cuci dan racik, ataupun tempat kompor utk kegiatan memasak. Semua variasi ditentukan oleh kebutuhan sang pengguna dapur.









                                                                                           

No comments:

Post a comment